17 November 2011

Tulisan softskill 3 (Sistem Informasi Akuntansi)

Nama     : Dian Puspitasari
Kelas     : 3DB16
NPM     : 30109294
Tulisan softskill 3


Cerita Cinta
Cinta itu seperti kupu-kupu
Tambah dikejar tambah lari
Tapi kalau dibiarkan terbang dia akan datang disaat kita tidak mengharapkan
Cinta dapat membuatmu bahagia
Tapi sering juga menjadi sedih
Tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya
Jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri
Jangan pernah bilang “I Love You” kalau kita tidak pernah peduli
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu untuk menghancurkan hatinya
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang dilakukan kita hanya untuk berbohong
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain
Adalah membiarkannya jatuh cinta
Sementara kita tidak meneriab untuk menangkapnya
Cinta bukan “ini salah kamu” tapi “maafkan aku”
Bukan “kamu dimana sih” tapi “aku disini”
Bukan “gimana sih kamu” tapi “aku ngerti ko”
Bukan “coba kamu ngga kayak gini” tapi “aku cinta kamu seperti kamu apa adanya

16 November 2011

Tulisan softskill 2

Nama     : Dian Puspitasari
Kelas    : 3DB16
NPM     : 30109294
Tulisan softskill 2
Renungan Indah Untuk Cinta
    Cinta sejati berawal dari sikap yang tulus keikhlasan kejujuran serta tanggung jawab menjadikan penyerta yang sempurna ingatlah dan cobalah,perlakukan cinta dengan istimewa maka akan terasa berhargalah setiap upaya yang kita kerjakan demi cinta.Misi dari cinta ialah kebahagiaan seperti timbal balik antara memberi dan menerima.Seolah berbeda namun hampir sama.
Sejauh mana kita bisa menerima cinta ???
Sebanyak apa kita mampu memberi cinta ???
Lihat,dengar dan rasakanlah...
setiap keluhan, kegelisahan dan keinginan dari cinta
Cinta datang membutuhkan ketulusan hati...
Membuat extra kesabaran,maka hadapilah cinta dengan rasa.
Semoga cinta bisa kau raih, karena kau harus mampu...
Tidak ada kata menyerah dalam cinta...
Ungkapan cinta dengan rasa bukan dengan nafsu, dan berusahalah tanpa lelah.
Maka tersenyumlah untuk cinta...

Buatlah semua menjadi mudah tanpa harus membuat semua menjadi sulit...

13 November 2011

Tugas Softskill 1

Nama    : Dian Puspitasari
Kelas    : 3DB16
NPM     : 30109294
Tulisan softskill 1


Cinta

Kata itu selalu mengiang di telingaku

Kata itu banyak diucapkan oleh orang-orang

Kata itu pula yang banyak di senandungkan oleh para seniman

Tanpa kata itu dunia ini akan terasa hampa

Tanpa kata itu akan banyak sekali pergolakan di dunia ini

Kalau kita semua ingin dunia ini damai sentosa maka kita harus saling mencintai 1 sama lain

Marilah kita jaga dunia ini sebaik-baiknya dengan adanya cinta

Cinta itu tidak dapat diungkapkan tapi harus dilakukan 

Cinta itu mempunyai banyak arti yang harus kita cari sendiri

hidup ini harus ada rasa saling mencintai dan di cintai

3 November 2011

PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER

NAMA           : DIAN PUSPITASARI
KELAS          : 3 DB 16
NPM              : 30109294
TUGAS          : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI


A.  PROSES PENIPUAN

Ada tiga karakteristik yang sering dihubungkan dengan kebanyakan penipuan, yaitu :

·         Pencurian sesuatu yang berharga,seperti uang tunai,persediaan,peralatan,atau data.
·         Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai.
·         Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian.

B.   SEBAB – SEBAB TERJADINYA PENIPUAN

·         Tekanan
Tekanan adalah motivasi untuk melakukan penipuan. Tekanan dapat berupa tekanan keuangan, seperti gaya hidup yang berbeda di luar kemampuan atau memiliki banyak utang atau biasanya banyak tagihan. Sering kali pelaku merasa tekanan – tekanan semacam ini tidak dapat dibagi dengan orang lain. Tekanan dapat juga berkaitan dengan pekerjaan. Beberapa pegawai mencuri data, sehingga mereka dapat membawanya ke pekerjaan baru mereka atau perusahaan tempat mereka bekerja. Motivasi lain yang mengaraj pada tindakan curang adalah tekanan keluarga atau tekanan kerja, ketidakstabilan emosi,  dan tunjangan menumbangkan system pengendalian serta masuk ke dalam system.

·         Peluang
Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur. Peluang sering kali berasal dari kurangnya pengendalian internal. Situasi lain yang mempermudah seseorang untuk melakukan penipuan adalah personil supervise yang tidak kompeten, tidak memperhatikan perincian, jumlah pegawai tidak memadai, kurangnya pelatihan, dan kebijakan perusahaan yang tidak jelas.

·         Rasionalisasi
Kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alasan atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang illegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Para pelaku membuat rasionalisasi bahwa mereka sebenarnya tidak benar-benar berlaku tidak jujur atau bahwa alasan mereka melakukan penipuan lebih penting daripada kejujuran dan integritas. Mungkin, rasionalisasi yang paling umum adalah pelaku hanya “meminjam” asset yang dicuri karena mereka bermaksud untuk mengembalikannya pada perusahaan. Beberapa pelaku membuat rasionalisasi bahwa mereka tidak menyakiti seseorang secara langsung. Pihak yang terpengaruh hanyalah system computer yang tidak bermuka dan bernama atau perusahaan besar yang bukanlah manusia yang tidak akan merasa kehilangan uang tersebut.
Berikut ini adalah rasionalisasi yang sering digunakan:
ü  Anda akan memahami apabila anda mengetahui betapa saya membutuhkannya.
ü  Apa yang saya lakukan tidak seserius itu.
ü  Hal ini dilakukan demi kebaikan.(Ini adalah sindrom Robin Hood, mencuri dari yang kaya dan memberikannya kepada yang miskin).
ü  Saya mendapat kepercayaan yang sangat tinggi. Saya berada di atas peraturan.
ü  Setiap orang melakukkannya, jadi tidak mungkin hal tersebut salah.
ü  Tidak akan ada yang mengetahui.
ü  Perusahaan berutang kepada saya, dan saya mengambil tidak lebih dari yang seharusnya menjadi milik saya.


C.   PENIPUAN KOMPUTER
Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendefinisikan penipuan computer sebagai tindakan illegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi computer untuk melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan, atau pelaksanaannya. Secara khusus, penipuan computer mencakup hal – hal berikut ini :
·         Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi, penyalinan, dan perusakan software atau data secara tidak sah.
·         Pencurian uang dengan mengubah catatan computer atau pencurian waktu computer.
·         Pencurian atau perusakan hardware computer.
·         Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya computer dalam melakukan tindak pidana.
·         Keinginan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau property berwujud melalui penggunaan computer.

D.   MENCEGAH DAN MENDETEKSI PENIPUAN KOMPUTER
·         Membuat penipuan lebih jarang terjadi.
·         Meningkatkan kesulitan untuk melakukan penipunan.
·         Memperbaiki metode deteksi.
·         Mengurangi kerugian akibat penjualan.
·         Menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan.

DAFTAR PUSTAKA:
http://yasier-timetoshine.blogspot.com/2011/10/penipuan-dan-pengamanan-komputer23.html

13 Oktober 2011

Tinjauan Menyeluruh : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI



Nama : Dian Puspitasari
Kelas : 3 DB 16
NPM : 30109294

Pengertian SIA

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan,mengklasifikasikan,mengolah,menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi financial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.
Berikut pengertian-pengertian mengenai Sistem Informasi Akuntansi(SIA):
1.     Wilkinson (1991)
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data,meterials,equipment,suppliers,personal,and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

2.   .   Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)
Mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari Sistem Informasi Manajemen yang tujuannya adalah menghimpun,memproses,dan melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Mengapa Mempelajari SIA

Alasan Mempelajari SIA :
1.       Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.
2.       SIA digunakan untuk melakukan control terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
3.      Menyiapkan data-data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat,guna pengambilan   keputusan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari SIA:
1.      Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan
2.     Bagaimana caranya menyalurkan data,informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan.
3.    Bagaimana caranya menjamin realbilitas,keakuratan dan kecepatan data dan informasi yang disajikan.

Peran SIA dalam Rantai Nilai (Value Chain)
            Pada umumnya organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan. Hal tsb membutuhkan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, dan dapat dikonseptualisasikan dalam bentuk rantai nilai (value chain).
Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:
·         Inbound logistics terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
·         Operasi (operations) adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.
·         Outbond logistics adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.
·         Pemasaran dan penjualan mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
·         Pelayanan (service) memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan.
Model rantai nilai menunjukkan bahwa SIA adalah aktivitas pendukung. SIA dapat menambah nilai bagi organisasi dengan cara memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, agar kelima aktivitas utama rantai nilai dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien. SIA yang dirancang dengan baik dapat melakukan hal ini dengan cara:
·         memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa.
·         memperbaiki efisiensi. SIA yang dirancang dengan baik dapat membantu memperbaiki efisiensi jalannya suatu proses dengan memberikan informasi yang lebih tepat waktu.
·         memperbaiki pengambilan keputusan. SIA dapat memperbaiki pengambilan keputusan dengan memberikan informasi dengan tepat waktu.
·         berbagi pengetahuan. SIA yang dirancang dengan baik bisa

SIA dan Strategi Korporat
Ada 2 strategi dasar bisnis yang dapat diikuti oleh perusahaan,berdasarkan argumentasi seorang professor bisnis di Harvard, Michael Porter.yaitu:

1.  Strategi diferensiasi produk memerlukan penambahan beberapa fitur atau pelayanan atas   produk anda yang tidak diberikan oleh para pesaing.Dengan melakukan hail ini,perusahaan akan dapat menetapkan harga premium ke para pelanggannya.
2.  Strategi biaya rendah(low-cost) memerlukan perjuangan untuk menjadi pernghasil suatu produk atau jasa yang paling efisien.Kadang-kadang,sebuah perusahaan dapat berhasil baik dalam menghasilkan produk yang lebih baik dari para pesaingnya dengan biaya yang lebih rendah dari biaya rata-rata untuk industry tersebut.

Porter menggambarkan 3 posisi strategi dasar,yaitu:
1.  Posisi strategi berdasar keanekaragaman(variety-based) melibatkan produksi atau penyediaan sebagai dari produk atau jasa dalam industry tertentu. Contoh: Jiffy Lube International adalah perusahaan yang mengadopsi posisi strategis berdasarkan keanekaragaman,dimana perusahaan tersebut tidak menyediakan jasa perbaikan mobil yang beranekaragam,tetapi mereka berfokus pada jasa ganti oli dan pelumas.
2.    Posisi strategis berdasar kebutuhan (needs-based) melibatkan usaha untuk melayani hampir seluruh kebutuhan dari kelompok pelanggan tertentu.Termasuk didalamnya adalah mengidentifikasi target pasar.Contoh:sebuah perusahaan yang memfokuskan pada para pensiunan.
3.    Posisi strategis berdasar akses (access-based) melibatkan sebagaian pelanggan yang berbeda dari pelanggan lainnya dalam hal factor-faktor seperti lokasi geografis atau ukuran.Hal ini menimbulkan perbedaan kebutuhan dalam melayani para pelanggan tersebut.Contoh: Perusahaan Edward Jones mengadopsi posisi strategis berdasarkan akses,dimana kantor pialang sahamnya sebagian besar terletak di kota-kota kecil yang tidak dilayani oleh kantor pialang lainnya yang lebih besar.
Memilih sebuah posisi strategis adalah hal yang penting karena hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan usaha-usahanya atau akibatnya perusahaan berisiko mencoba menjadi segalanya untuk semua orang.
DAFTAR PUSTAKA



12 Mei 2011

Strategi Dalam Pembangunan Nasional Indonesia

Nama   : Dian Puspitasari
Kelas   : 2DB 16
NPM   : 30109294

tulisan pendidikan kewarganegaraan


Strategi dalam Pembangunan Nasional Indonesia
Strategi Pembangunan Nasional berdasarkan peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004-2009 menetapkan 2 (dua) strategi pokok,yaitu:
  1. Strategi penataan kembali Indonesia yang diarahkan untuk menyelamatkan system ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan semangat,jiwa,nilai dan consensus dasar yang melandasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi Pancasila;Undang-undang Dasar 1945(terutama pembukaan Undang-Undang Dasar 1945);tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tetap berkembangnya pluralism dan keragaman dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika.
  2. Strategi pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang yang merupakan perwujudan dari amanat yang tertera jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 terutama dalam pemenuhan dasar rakyat dan penciptaan landasan pembangunan yang kokoh.
Sedangkan Strategi Pembagunan daerah Propinsi Jawa Barat yang tertuang dalam dokumen pola Dasar Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Barat tahun 2003-2007,menetapkan 15 strategi pokok sebagai berikut:
  1. Meningkatkan kualitas demokrasi untuk mempercepat proses reformasi di segala bidang.
  2. Meningkatkan efektifitas birokrasi melalui peningkatan kualitas aparatur dan kualitas pelayanan.
  3. Memelihara ketertiban umum,ketentraman dan stabilitas keamanan.
  4. Meningkatkan penegakan hukum dalam segala bidang.
  5. Mempertahankan nilai-nilai agama dan budaya luhur masyarakat Jawa Barat (religious,silih asih,silih asah dan silih asuh) untuk mengantisipasi masuknya budaya dari luar yang dapat mempengaruhi budaya daerah.
  6. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan ,kesehatan dan lapangan pekerjaan.
  7. Meningkatkan kapasitas kemampuan sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi.
  8. Mengembangkan kegiatan utama ekonomi (agribisnis,pariwisata,SDM kelautan,industry manufaktur dan jasa)yang berbasis sumber daya local dengan system ekonomi kerakyatan.
  9. Memperkuat keterkaitan usaha untuk memantapkan struktur ekonomi.
  10. Mengurangi ketimpangan sumber daya ekonomi(SDM,teknologi,dana,pasar,dan prasarana)antar wilayah.
  11. Mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan untuk keseimbangan perkembangan antar wilayah.
  12. Meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur wilayah yang mendukung terwujudnya struktur ruang yang mantap.
  13. Mewujudkan komposisi kawasan lindung 45 persen dan kawasan budidaya 55 persen pada tahun 2010 sesuai Renc ana Tata Ruang Wilayah Propinsi Jawa Barat.
  14. Meningkatkan kualitas daya dukung dan daya tamping lingkungan hidup melalui optimalisasi pengelolaan Daerah Aliran Sungai.
  15. Mengendalikan pencemaran air,tanah dan udara di kawasan perkotaan dan perdesaan.
Visi dan misi strategi pembangunan nasional
1.     Visi
-          Terwujudnya kehidupan masyarakat,bangsa dan Negara yang aman ,bersatu,rukun,dan damai.
-          Terwujudnya kehidupan masyarakat,bangsa dan Negara yang menjunjung tinggi hukum,kesetaraan dan hak azasi manusia.
-          Terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan kehidupan yang layak serta memberikan fondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan.
2.    Misi
-          Mewujudkan Indonesia yang aman dan damai.
-          Mewujudkan Indonesia yang adil dan demokratis.
-          Serta mewujudkan Indonesia yang sejahtera.

Sistem Politik Dalam Suatu Negara

Nama   : Dian Puspitasari
Kelas    : 2 DB 16
NPM    : 30109294

Tulisan pendidikan kewarganegaraan


Sistem Politik Dalam Suatu Negara
A.   Peran Penting Sejarah Dalam Sistem Politik Indonesia
Peran penting sejarah dalam memahami system politik sangat berkaitan dengan factor lingkungan. Perubahan lingkungan sebagai batas ruang lingkup system politik merupakan hasil bentukan budaya yang terdapat didalam maupun diluar system.Budaya sendiri merupakan peristiwa sejarah yang menggambarkan pola perilaku,cita rasa,yang dirasakan,ditanamkan ,diwariskan dari generasi satu ke generasi lainnya.Dengan demikian sangatlah naïf apabila kita menganalisa system politik sekarang tanpa paham akar sejarahnya.Karena yang akan kita dapatkan hanyalah analisa sempit yang tidak dapat memberikan sumbangsih bagi kepentingan perbaikan system politik dimasa depan.
Pendekatan historical institutionalism analysis yang dikemukakan oleh Paul Pierson dan Theda Scockpol(2000),ilmuwan politik dan Harvard University,merupakan alternative pendekatan teori politik behavioralisme dan rasionalisme yang sangat mengutamakan metodologi empiric dalam mengamati perubahan pada pemerintahan,politik,dan kebijakan public.Menurut Scockpol,cirri dari pendekatan historical institutionalisme terletak pada upaya mencari jawaban terhadap pertanyaan besar dan substantive yang biasanya menjadi perhatian public maupun para ilmuwan politik.
Sebagai contoh,behavioralis terkadang luput mengamati bahwa keseragaman pola tingkah laku individu dalam berpatisipasi secara suka rela dalam suatu organisasi atau mencoblos dalam pemilihan umum dapat berbeda maknanya tergantung dari organisasi atau institusi apa yang dipilih pada satu Negara ataupun periode tertentu.

B.    Pengertian Sistem Politik di Indonesia
Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan,upaya-upaya mewujudkan tujuan,pengambilan keputusan,seleksi dan penyusunan skala prioritasnya.
Politik adalah semua lembaga-lembaga Negara yang tersebut didalam konstitusi Negara (termasuk fungsi legislative,eksekutif,dan yudikatif).Dalam penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara.Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR,DPR,DPD,Presiden dan Wakil Presiden,Mahkamah Agung,Mahkamah Konstitusi,Komisi Yudisial.Lembaga-Lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum.Badan yang ada dimasyarakat seperti Parpol, Ormas, mediamassa, Kelompok kepentingan (Interest Group),kelompok Penekan (Presure Group),Alat/Media Komunikasi Politik,Tokoh Politik (Political Figure),dan pranata politik lainnya adalah merupan infrastruktur politik,melalui badan-badan inilah masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya.Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan keputusan.Dengan adanya partisipasi masyarakat diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat.

C.    Proses Politik Di Indonesia
Sejarah system politik Indonesia dilihat dari proses politiknya bisa dilihat dari masa -masa berikut ini:
-          Masa prakolonial
-          Masa colonial (penjajahan)
-          Masa Demokrasi Liberal
-          Masa Demokrasi terpimpin
-          Masa Demokrasi Pancasila
-          Masa Reformasi
Masing-masing masa tersebut kemudian dianalisis secara sistematis dari aspek:
-          Penyaluran tuntutan
-          Pemeliharaan nilai
-          Kapabilitas
-          Integrasi vertical
-          Integrasi horizontal
-          Gaya politik
-          Kepemimpinan
-          Partisipasi massa
-          Keterlibatan militer
-          Aparat Negara
-          Stabilitas

D.   Perbedaan Sistem Politik Di Berbagai Negara
1.        Sistem Politik Di Negara Komunis
Bercirikan pemerintahan yang sentralistik peniadaan hak milik pribadi,peniadaan hak-hak sipil dan politik,tidak adanya mekanisme pemilu yang terbuka,tidak adanya posisi,serta terdapat pembatasan terhadap arus informasi dan kebebasan berpendapat.
2.       Sistem Politik Di Negara Liberal
Bercirikan adanya kebebasan berpikir bagi tiap individu atau kelompok,pembatasan kekuasaan,khususnya dari pemerintah dan agama,penegakan hokum,pertukaran gagasan yang bebas,system pemerintahan yang transparan yang didalamnya terdapat jaminan hak-hak kaum minoritas.
3.       Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia
Sistem Politik yang didasarkan pada nilai,prinsip,prosedur,dan kelembagaan yang demokratis.Adapun sendi-sendi pokok dari system politik demokrasi di Indonesia adalah:
1.        Ide kedaulatan rakyat
2.       Negara berdasarkan atas hokum
3.       Bentuk Republik
4.       Pemerintahan berdasarkan konstitusi
5.       Pemerintahan yang bertanggung jawab
6.       Sistem Pemilihan langsung
7.       Sistem pemerintahan presidensiil